Renungan Tahun Baru 2012: “Tahun Baru, apanya yang baru?”

Renungan Tahun Baru 2012

“Tahun Baru, apanya yang baru?”

Oleh: Pdt Midian KH Sirait, MTh

Tahun baru 2012 akan membawa harapan baru dan akan melangkah pada pekerjaan baru yang tidak ringan. Kedamaian dan kebahagian akan menjadi berkat bagi manusia di muka bumi ini. Itulah inti utama pesan dari Tahun Baru 2012. Dalam nama Yesus kita sambut Tahun Baru 2012. Syukur kepada Allah, Sang Pemilik Gereja, yang tetap menyertai, memelihara, dan memimpin umat-Nya.                 

Tahun Baru (1 Januari 2012), biasanya sebagai perayaan terus melesat maju. Lazimnya yang baru ini lebih baik daripada yang dulu Yah, Kemeriahan datangnya tahun baru 2012 sangat kita harapkan tentunya.  Tahun Baru memang telah menjadi peristiwa besar, dan akan terus semakin besar, seturut dengan gairah manusia akan perayaan-perayaan yang besar.

Semakin mewahnya menyambut perayaan Tahun Baru, keprihatinan juga semakin besar dengan fakta yang tidak terbantah. Seharusnya kita berharap di tahun yang baru membawa hal-hal yang baru. Apapun yang terjadi kedepan adalah sesuatu yang harus kita jalani baik buruknya. Manusia beriman seharusnya mengalami pembaharuan seperti yang dikatakan Rasul Paulus (Roma 12: 2).

Tak heran kalau sudah sejak zaman dahulu kala, Kitab Pengkhotbah menggugat kepada manusia, “Tahun Baru, apanya yang baru?” (Pengkh 1:10). Pengkhotbah tahun betul, fakta di kesementaraan hidup berkisah tentang kegagalan manusia menjaga diri sebagai citra Allah. Itu sebanya, Tahun Baru semua berharap manusia harus memacu maju. Di sinilah gereja dituntut memainkan perannya memengaruhi dunia, bukan sebaliknya dipengaruhi dunia. Tarik-menarik gereja dan dunia tidak akan pernah berhenti hingga kesudahan bumi.

Gereja harus bangun dari mimpi panjang, melepaskan diri dari pelukan dunia, melupakan kenikmatan sesaat, dan kembali ke habitatnya, yaitu berani menyangkal diri dan memikul salib dalam mengikut Yesus. Gereja dipanggil untuk berbagi atas berkat besar yang diterima dari kemurahan Sang Pencipta, bukan untuk menumpuknya.

Semoga di Tahun Baru ini seluruh umat Tuhan mengalami pembaharuan budi agar bisa menciptakan perubahan kehidupan (Rom 12,2). Bahkan gereja diharapkan tidak terjebak pada perubahan tanpa pembaharuan. Perubahan oleh Roh (spiritualitas). Inilah sebuah evaluasi dalam menapaki perjalanan panjang di Tahun Baru 2012.

Dalam nama Yesus kita sambut Tahun Baru 2012                 

Berjalan mengitari Hari Minggu, Bulan, menit permenit dan jam perjam, kita butuh satu Nama, yakni Yesus Kristus. Dengan nama itulah kita sambut Tahun Baru 2012. Sebab di dalam pengakuan atas Nama Yesus, hidup kita akan dilindungi dan diberinya berkat sampai kesudahan akhir zaman (Mat 28:20)..

Perlindungan dan berkat atas nama Tuhan akan bekerja secara efektif ketika kehidupan kita secara konsisten menaruh pikiran dan perasaan Kristus. Berkat Allah akan dinyatakan secara nyata kepada setiap orang yang mengaku Yesus, ketika kehidupan kita berpola dan sesuai dengan kehidupan Krsitus. Itu sebabnya Fil. 2:5 berkata: “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus”.

Seharusnya tiap umat Kristen dalam menyambut Tahun Baru 2012  mampu menghadapi misteri masa depan. Pada misteri kehidupan ini sepenuhnya dipegang dan dikendalikan oleh Allah sang Pencipta. Tidak ada kuasa lain di samping Allah yaitu Kristus yang mampu menyelamatkan diri dari berbagai kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Dialah satu-satunya penguasa kehidupan atas seluruh umat manusia.

Jadi kitab Kisah Para Rasul jelas menyatakan bahwa keselamatan di bawah kolong langit ini hanya tersedia dalam  nama Yesus Kristus. Ini berarti selain nama Yesus Kristus, tidak ada nama lain yang dapat menyelamatkan manusia. Anugerah keselamatan Allah dipusatkan dalam satu nama, yaitu Yesus Kristus. Sehingga manakala kita mau meletakkan hidup kita dalam kuasa namaNya, maka kita akan dimampukan untuk menghadapi gelombang kesulitan dan tantangan persoalan yang menerpa kita. Dengan demikian, kita harus berlindung dalam nama Yesus Kristus. Sebab di dalam namaNya kita dimampukan oleh Roh Kudus secara kreatif dan mampu bersaing sehat.

Pesan di dalam menamapaki Tahun yang baru dan harapan yang baru tiap orang Kristen terpanggil meingutsertakan Yesus dalam melihat masa depan, Kitab Pemazmur jauh sebelumnya berkata: “Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan”. (Mazmur 8:2).

Sikap mengagungkan nama Allah yang mulia memang tidak dapat dilepaskan dari spiritualitas kita untuk mensyukuri setiap masa lalu kita, apakah masa lalu yang indah ataukah yang buruk, yang manis ataupun yang pahit, berhasil ataupun berbagai kegagalan. Karena cukup banyak orang yang tidak dapat bersyukur atas kehidupan masa kini karena dia belum sepenuhnya mampu berdamai dengan masa lalunya.

Tugas  dan Panggilan Umat Kristen di Tahun yang Baru

Dalam menapaki hidup di Tahun Baru 2012, sebaiknya tugas utama yang tidak akan selesai dan harus diperjuangkan seperti yang di pernah dikerjakan para rasulnya. Yaitu, mengajar orang-orang miskin, menyembuhkan orang-orang sakit, hidup saling mengasihi, memberikan perlindungan kepada anak-anak, agar mereka terhindar dari konflik, tidak berpikir melawan orang tua, bahkan sampai meninggalkan orang tua mereka dalam kesedihan. Tentu  dengan kuasa Roh Kudus itulah juga kita dimampukan menjalani kehidupan ini dalam sukacita dan penuh harapan. Roh Tuhan itulah yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya, kepada para rasul, dan kepada semua umatNya.

Tugas yang disebutkan di atas tentunya untuk menghadapi dunia yang penuh dengan ketidakpastian dan permasalahan yang begitu kompleks. Karena itu bagaimana umat percaya mampu menyikapi kehidupan agar tidak menjadi kesia-siaan. Dalam hal ini umat percaya mampu menyikapi realitas kehidupan yang terjadi secara utuh.

Karena itu selama kita masih diberi kesempatan (kairos) dari Tuhan, kita dipanggil untuk menata kehidupan kita sesuai dengan kehendakNya. Kita juga dipanggil untuk mengukur dan menilai, apakah tonggak-tonggak kehidupan kita telah dibangun sesuai ukuran atau standard Kristus. Semakin kita mengukur dan menilai sistem nilai berdasarkan kehendak Kristus yang menjadi pusat dan tujuan hidup, maka jaminan keselamatan yang kekal akan dianugerahkan kepada kita Tuhan berkata, “Berbahagialah hamba yang didapati tuannya melakukan tugasnya pada waktu tuannya itu datang!”

Akahirnya dalam membangun harapan baru di Tahun yang Baru, kita berharap semua yang baik yang kita lakukan pada tahun 2011 dapat kita tingkatkan, kita optimalkan bahkan kita teruskan, sedangkan semua yang kita lakukan dengan berlebihan, mari kita tinggalkan mulai dari rasa marah, kebencian, politik yang berlebihan dan terjebak dalam mempersoalkan masalah-masalah sempit yang tidak bermanfaat mari kita tinggalkan.

Memasuki tahun 2012 adalah tahun harapan, yaitu harapan baru  agar seluruh umat Kristen di manapun berada saling bahu membahu menghadirkan kehidupan yang makin damai,  memperkokoh toleransi dan kerukunan antar umat beragama demi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang majemuk ini. Membawa pengharapan sejati bagi umat manusia untuk membangun peradaban yang lebih maju di masa depan, yaitu suatu peradaban kita yang saling membantu dan membangun, bukan saling menjatuhkan di antara sesama anak bangsa.

Kita harus menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah kata-kata yang penuh kembang, tetapi karya dan perbuatan nyata untuk membantu dan memimpin warga gereja dan masyarakat. Lupakan masalah dan fokuslah pada peluang di tahun Baru ini. Biasakanlah menghadapi masalah kecil sebelum masalah besar datang menimpa kita, karena dengan kita terbiasa menghadapi masalah kita akan tegar.

Marilah kita rebut kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bernilai kekal. Kebahagiaan, kesuksesan jika Tuhan berkenaan tinggal menunggu waktu. Semoga di tahun 2012 kita bisa meraih mimpi dengan langkah yang pasti. “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.” (1 Petrus 4 :10). Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s