Peran Gereja dan Pendidikan Kristen

Peran Gereja dan Pendidikan Kristen

Oleh: Pdt Midian KH Sirait, MTh

Pendeta HKBP Resort Kalimantan Timur, di Balikpapan

Kualitas pendidikan kristen dewasa ini menjadi tantangan tersendiri dalam menghadapi perkembangan di era globalisasi. Pengembangan SDM dari setiap lembaga pendidikan menjadi beban dan pergumulan kita bersama. Namun kita masih bisa bersyukur, ternyata pendidikan di sementara gereja masih terus berjalan dan berkembang, karena lembaga-lembaga pendidikan pada berbagai tingkatan, yang dikelola oleh gereja telah tersedia dalam jumlah yang cukup. Kita semua setuju jika agar gereja lebih memberi perhatian kepada pendidikan yang akhir-akhir ini telah kehilangan jati dirinya sebagai pusat pembangunan SDM warga jemaat. Kenyataan ini mengindikasikan bahwa masalah pendidikan harus mendapat perhatian yang serius dari semua pihak.

Peran pendidikan ini sangat intens diperhatikan oleh gereja. Sejarah mencatat sejak dari dulu kecermerlangan pendidikan yang diasuh gereja, peran pendidikan gereja dalam membina dan mencerdaskan warganya mampu menghasilkan ke jenjang yang lebih tinggi, selalu selalu tampil cemerlang. Untuk itulah sangat urgen disikapi dan diberi perhatian semua pihak, lewat kehadiran gereja mendirikan Sekolah-sekolah Kristen telah ikut mencerdaskan masyarakat Batak hingga ke taraf yang lebih tinggi.

Peran Diakonia Gereja dan Pendidikan Kristen

Minimal peran diakonia gereja dengan pendidikan Kristen ialah pertama,  hubungan yang harus dibangun antara gereja dan sekolah adalah hubungan sarana pembinaan iman Kristen. Gereja dengan theologia yang sehat dan benar harus meletakkan/ mengajarkan prinsip-prinsip iman Kristen yang berdasarkan Alkitab kepada sekolah yang didirikannya melalui visi, misi dan realisasi yang nyata.

Diakonia gereja merupakan tugas gereja dalam memberi tanggapan atas persoalan masyarakat sebagai bukti dari iman, ibadahnya kepada Tuhan Allah. Melalui diakonia karya dan kasih Tuhan Allah dinyatakan (marturia). Diakonia dikerjakan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia (dan lingkungan) sebagai tempat pemeliharaan Tuhan Allah berlangsung. Sasarannya membangun kehidupan rohani dan jasmani (manusia seutuhnya) sebagai dasar untuk kehidupan sekarang yang mendesak.

Sebagai sarana pembinaan iman, sekolah Kristen bekerja sama dengan gereja seharusnya mengadakan upaya mengintegrasikan iman Kristen dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang dipelajari misalnya melalui seminar-seminar dalam berbagai bidang yang menyoroti semua ilmu dari sudut pandang Alkitab.

Kedua, hubungan yang perlu dibangun antara sekolah dan gereja adalah sarana pengarahan etika. Ini berarti dalam tindakan, gereja tetap mengatur sekolah-sekolah Kristen agar para pendidiknya mengajar etika Kristen di samping mengajar integrasi yang tepat antara iman Kristen dan ilmu. Kalau gereja dan sekolah Kristen tidak mengajarkan etika Kristen yang baik, ini akan menimbulkan dampak dan pengaruh negatif dari masyarakat bahkan akan memalukan nama Tuhan Yesus.

Ketiga, hubungan terakhir yang perlu dibangun antara sekolah dan gereja adalah hubungan sarana sosial. Hal ini mencegah sekolah dikategorikan sebagai lembaga bisnis yang mementingkan profit pribadi. Bukan hanya itu saja, hubungan gereja−sekolah bersama-sama membantu masyarakat sekitar sambil memberitakan Injil Kabar Baik.

Oleh sebab itu  Sekolah Kristen merupakan bagian dari pelayanan diakonia gereja. Sekolah Kristen bagi gereja dipahami sebagai sekolah (school) di mana di dalamnya terdapat kegiatan belajar-mengajar, kurikulum, administrasi, interaksi dan komunikasi serta tata tertib dan disiplin. Namun, dengan adanya sebutan “Kristen”, maka sekolah yang bersangkutan tentu mempunyai “napas”, “warna” atau setidaknya “cita-cita” tertentu, yang landasannya adalah iman Kristen. Itu sebabnya pendidikan dipahami sebagai cara untuk membebaskan diri dari ketidakberdayaan. Individu-individu diperlengkapi sedemikian rupa, sehingga dalam bimbingan Allah mampu menjadi saluran berkat bagi orang lain, dalam rangka pembaharuan keluarga, gereja dan masyarakatnya.

Gereja hadir di dunia lewat kegiatan diakonia karena rencana serta kehendak Tuhan Allah. Tuhan Allah sekaligus memberikan tugas kepada gereja untuk memuliakan-Nya. Tugas ini diwujudnyatakan dengan berbagai kegiatan, antara lain: ibadah (worship), di dalamnya Firman Tuhan diajarkan kepada umat; persekutuan antara sesama, di dalamnya terjadi saling melayani dengan penuh kasih, pengembangan talenta karunia-karunia rohani; kesaksian (diakonia dan marturia), yang diwujudkan melalui pekabaran Injil dan pelayanan sosial kepada sesama.

Kesimpulan

Gereja sebaiknya lewat tugas diakonianya terpanggil menjalankan perannya sebagal gereja yang sesungguhnya memberi arah dan menuntun warganya untuk sanggup menjawab realitas dunia tanpa harus kehilangan jati diri sebagal umat Tuhan, juga harus mampu membawa perubahan yakni perbaikan, transfomasi, kemajuan dan peningkatan peran di tengah hidup berjemaat dan bermasyarakat.

Jadi kebanggaan dengan berdirinya sekolah-sekolah yang diasuh tentu harus kita dukung. Meski terjadi di sana-sini pergumulan dan persoalan mutu datau penurunan justru kita tidak usah mencari akjar persoalannya. Yang harus dijawab, apa yang dapat kita buat secara langsung dan berguna untuk menjawab persoalan tsb. Inilah tugas kita semua, termasuk tugas guru-guru agama Kristen. Pendidikan bukan cuma soal alih informasi, tetapi juga pembentukan watak dan mental. Gereja dan pendidikan Kristen cukup terkenal karena telah menghasilkan cukup banyak anak muda yang memiliki prestasi akademis (=intelektualitas) tinggi.

Kita tidak perlu harus bertanya, apa peran gereja sekarang ini. Yang harus dijawab, sebagai warga gereja semua terpanggil untuk memajukan pendidikan Kristen agar misi Kristus yang membawa manusia dari kegekapan ke pada terang dapat nyata di dunia pendidikan.  Dan melalui ciri-khasnya sebagai Sekolah Kristen akan terus memberi kontribusi bagi pencerdasan bangsa dan Negara dan pendidikan gereja dapat menciptakan pendidikan untuk saling menghargai dan mampu menempatkan diri di dalam keberagaman ditengah-tengah bangsa kita. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s